Di Balik Permukaan
Seringkali kita terlalu sibuk berlari hingga lupa bagaimana caranya mengalir.
Bagi saya, hidup belakangan ini terasa seperti lintasan yang panjang tanpa ujung. Ada banyak target yang harus dicapai dan kecepatan yang harus dijaga. Namun, setiap kali saya merasa kehilangan arah, saya selalu kembali ke air.
Di dalam kolam, segalanya terasa berbeda. Berat badan yang biasanya saya pikul di pundak seolah hilang. Suara-suara di kepala yang seringkali berisik, seketika senyap begitu telinga saya tenggelam di balik permukaan. Hanya ada saya, gerakan yang ritmis, dan napas yang harus diatur dengan penuh kesadaran.
Momen-momen di bawah air itulah yang menginspirasi saya untuk membangun rumah digital ini.
Blog ini bukan sekadar portofolio atau catatan harian. Ini adalah upaya saya untuk membawa "kejernihan" yang saya temukan di kolam renang ke dalam bentuk kata-kata. Saya ingin mendokumentasikan bagaimana hobi berenang mengajarkan saya tentang daya tahan, bagaimana sebuah jeda bisa menjadi sumber energi baru, dan bagaimana kita semua sedang berjuang menemukan alur hidup masing-masing.
Selamat datang di ruang ini. Semoga di sini, kamu juga bisa menemukan sedikit ketenangan—seperti saat saya pertama kali menyentuh air di pagi hari yang dingin.

